Lebih dari Flip Flops: Sejarah Singkat Havaianas

Jika Anda penggemar sandal, kemungkinan besar Anda pernah mendengar tentang sandal jepit Havaianas. Merek alas kaki Brasil memproduksi lebih dari 250 juta set sandal jepit setiap tahun, dan sebagian besar dijual di pasar dalam negeri. Merek berusia 54 tahun ini sebelumnya mengejutkan dunia ketika menjadi terkenal di tahun 2000-an dengan gaya sandal jepit yang terinspirasi zori, dan Havaianas menjelaskan bahwa segala sesuatunya tidak mundur lebih dari dua puluh tahun setelah fakta.

Saat ini, merek tersebut berharap untuk memperluas ke lebih banyak pasar berkat cara carioca item gaya hidup. Seiring pertumbuhannya, ia mengusulkan untuk memasukkan lebih banyak rencana alas kaki, pakaian, dan bahkan kacamata. Untuk membuat perubahannya menjadi merek yang benar-benar matang, Havaianas membuka serangkaian toko bermerek sendiri, dengan pembukaan terbaru terjadi di Westfield London.

Identitas merek juga menambah upaya Havaianas di seluruh dunia. Organisasi ini telah memanfaatkan estetika optimis Brasil untuk membangun merek yang efektif. Oleh karena itu, iklan untuk Havaianas dan sepatu yang sebenarnya sangat jelas dan berdampak. Motto sandal yang paling terkenal adalah “The Real Ones” karena, karena kesuksesannya, banyak perusahaan yang berbeda telah mengirimkan produk komparatif untuk menyaingi Havaianas. Toko-toko bermerek ada secara global untuk perusahaan sandal, dan sepatu tersebut dijual di lebih dari 80 negara, termasuk orang-orang yang mengalami perubahan lingkungan.

Augmentasi merek telah digunakan sebagai metode yang berhasil untuk menghilangkan ketidakteraturan ini. Merek telah menjangkau untuk memasukkan handuk, nuansa, dan espadrilles. Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa kategori berbeda telah diluncurkan, misalnya, tas dan pin, rangkaian kacamata hitam, dan pilihan pakaian. Menggunakan strategi ini telah terhubung dengan individu dari semua gaya hidup dan berbagai wilayah di seluruh dunia. Sejumlah besar orang memakai Havaianas, apakah itu sebagai sandal jepit, pakaian, atau aksesori.

Tahun 1960-an adalah titik balik kritis di seluruh keberadaan alas kaki Brasil. Sebelum periode waktu itu, sebagian besar alas kaki pada dasarnya diproduksi menggunakan kulit sapi oleh pekerja Jerman yang membawa kemampuan dan bahan untuk memulai industrialisasi pembuatan sepatu. Namun, pada tahun 1962, mode sepatu baru memasuki pasar: sandal jepit Havaianas. Mengambil ide gaya dari sandal jepit Jepang Zori, Havaianas menciptakan sepatu elastis terkemuka yang sangat bermanfaat di antara rata-rata penduduk Brasil.